Sebagai primata yang memiliki kekerabatan terdekat dengan manusia,
orangutan memiliki tingkat intelejensi sangat baik. Terbukti dari
kecepatan memahami pelajaran dan pelatihan yang diberikan.
Satu penemuan yang mengaggumkan dilaporkan oleh tim peneliti yang dipimpin ilmuan dari Universitas Manchester saat mengikuti dan memfilmkan orangutan di hutan Sumatera. Tim juga membongkar sarang orangutan untuk melihat bagaimana sarang dibangun.
Satu penemuan yang mengaggumkan dilaporkan oleh tim peneliti yang dipimpin ilmuan dari Universitas Manchester saat mengikuti dan memfilmkan orangutan di hutan Sumatera. Tim juga membongkar sarang orangutan untuk melihat bagaimana sarang dibangun.
Hasil studi mereka yang dipublikasikan di jurnal PNAS mengungkap bahwa
orangutan memilih cabang tebal untuk penyangga dan ranting tipis sebagai
alas.
Roland Ennos dari Universitas Manchester, anggota senior tim riset mengatakan pada BBC bahwa perilaku itu menunjukkan bahwa hewan tersebut memiliki "kecerdasan dalam penggunaan peralatan dan konstruksi."
"Mereka menunjukkan pengetahuan teknik yang besar dalam cara mereka membangun sarang," kata Ennos.
Roland Ennos dari Universitas Manchester, anggota senior tim riset mengatakan pada BBC bahwa perilaku itu menunjukkan bahwa hewan tersebut memiliki "kecerdasan dalam penggunaan peralatan dan konstruksi."
"Mereka menunjukkan pengetahuan teknik yang besar dalam cara mereka membangun sarang," kata Ennos.
Mahasiswa program doktor Adam van Casteren yang memimpin riset ini,
menghabiskan satu tahun di utara Sumatera untuk mengikuti dan
mempelajari orangutan.
Bersama koleganya, Julia Myatt, dari Royal Veterinary College London, ia
memfilmkan orangutan membangun sarang hanya dalam waktu lima hingga
enam menit.
Sesudah hewan tersebut bangun tidur dan meninggalkan sarangnya di pagi hari, Van Casteren memanjat pohon, terkadang hingga ketinggian 30 m, untuk mengukur sarang tersebut.
"Saya membongkar setiap sarang dan membawanya ke tenda untuk diuji," kata Van Casteren pada BBC.Sesudah hewan tersebut bangun tidur dan meninggalkan sarangnya di pagi hari, Van Casteren memanjat pohon, terkadang hingga ketinggian 30 m, untuk mengukur sarang tersebut.
Tes mekanis menunjukkan bahwa orangutan "memilih cabang pohon berdasarkan struktur properti."
"Orangutan jantan beratnya mencapai 80 kg," kata Van Casteren, "dan mereka bersarang di tempat yang tinggi sehingga sarang tersebut harus memiliki struktur kuat."
"Orangutan tidak hanya melihat cabang pohon atau ranting, tetapi mereka melihat material bangunan," kata dia.
sumber
apakabardunia.com


Tidak ada komentar:
Posting Komentar